Tentang Arti Memaknai
Beberapa waktu yang lalu saya
berkunjung ke sebuah pameran seni yang diadakan di Jogja. Banyak orang yang
berkunjung mulai dari kalangan turis local maupun mancanegara yang datang. Bagi
saya pribadi, mengunjungi sebuah pameran memiliki kesan tersendiri karena
disanalah saya secara langsung bisa melihat hasil-hasil pemikiran yang
ditorehkan oleh para seniman dan menjadi hiburan tersendiri bagi saya. Karya-karya
yang dipamerkan juga luar biasa keren – keren dan pemikiran yang mereka
tuangkan benar-benar membuat saya merinding melihatnya.
Tapi ada hal yang membuat saya merasa miris. Banyak sekali orang yang berkunjung ke dalam pameran tersebut gerombolan, bersama teman, keluarga, ataupun pacar tapi sedikit dari mereka yang mengerti atau mau memahami makna dari setiap karya yang dipamerkan disana. Kalau saya hitung dengan hitungan kasarnya saja, hampir 70% orang yang datang hanya sekedar ingin berpose dan bergaya didepan karya tersebut untuk nantinya di pamerkan di sosial media. Bukan maksud saya tidak membolehkan hal itu, silakan, toh itu juga diperbolehkan tapi bukankah lebih baik lagi untuk juga mencoba memaknai makna dari karya seni yang dibuat dan dipamerkan disana?.
Saya sendiri sebagai orang yang juga secara tidak langsung berkecimpung didunia seni akan merasa lebih terhormat apabila karya yang sudah capek-capek saya buat bisa diapresiasi dengan semestinya. Hanya dengan anda memaknai karya dan mengerti maksud dari karya yang dibuat itu sudah menjadi apresiasi yang lebih dari cukup bagi saya selaku pelaku seni. Begitu susahkah untuk hanya sekedar membaca dan sekedar mengerti dan memaknai konsep serta gagasan hingga karya yang selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun dibuat, hanya sekedar selewat dan menjadi tempat berswafoto tanpa peduli makna didalamnya?. Jika kalian mau untuk tau, setiap karya yang dibuat sesimpel dan serumit apapun tetap ada kerja keras dibaliknya walaupun mungkin hanya sekedar kayu dipotong lalu ditempel didinding saja, tapi untuk menciptakan hal tersebut juga tidak semudah menendang bola hingga mengelinding. Memunculkan suatu ide, konsep ataupun gagasan, itu pun juga tidak akan semudah hitungan 1 + 1 = 2. Belajarlah untuk tidak hanya sekedar melihat tapi juga belajarlah untuk sekedar hanya mengerti saja, syukur kalau mau memahami dan memaknainya.
Tapi ada hal yang membuat saya merasa miris. Banyak sekali orang yang berkunjung ke dalam pameran tersebut gerombolan, bersama teman, keluarga, ataupun pacar tapi sedikit dari mereka yang mengerti atau mau memahami makna dari setiap karya yang dipamerkan disana. Kalau saya hitung dengan hitungan kasarnya saja, hampir 70% orang yang datang hanya sekedar ingin berpose dan bergaya didepan karya tersebut untuk nantinya di pamerkan di sosial media. Bukan maksud saya tidak membolehkan hal itu, silakan, toh itu juga diperbolehkan tapi bukankah lebih baik lagi untuk juga mencoba memaknai makna dari karya seni yang dibuat dan dipamerkan disana?.
Saya sendiri sebagai orang yang juga secara tidak langsung berkecimpung didunia seni akan merasa lebih terhormat apabila karya yang sudah capek-capek saya buat bisa diapresiasi dengan semestinya. Hanya dengan anda memaknai karya dan mengerti maksud dari karya yang dibuat itu sudah menjadi apresiasi yang lebih dari cukup bagi saya selaku pelaku seni. Begitu susahkah untuk hanya sekedar membaca dan sekedar mengerti dan memaknai konsep serta gagasan hingga karya yang selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun dibuat, hanya sekedar selewat dan menjadi tempat berswafoto tanpa peduli makna didalamnya?. Jika kalian mau untuk tau, setiap karya yang dibuat sesimpel dan serumit apapun tetap ada kerja keras dibaliknya walaupun mungkin hanya sekedar kayu dipotong lalu ditempel didinding saja, tapi untuk menciptakan hal tersebut juga tidak semudah menendang bola hingga mengelinding. Memunculkan suatu ide, konsep ataupun gagasan, itu pun juga tidak akan semudah hitungan 1 + 1 = 2. Belajarlah untuk tidak hanya sekedar melihat tapi juga belajarlah untuk sekedar hanya mengerti saja, syukur kalau mau memahami dan memaknainya.
Setiap karya memiliki makna, dan setiap makna memiliki maksud yang ingin disampaikan. Arti memaknai memang terdengar sederhana dan sepele tapi dalam mengaplikasikannya tidak akan semudah mengedipkan mata. Memaknai sesuatu bukan berarti sekedar mengerti tapi juga memahami maksud yang terkandung didalamnya. Memahami juga bukan hanya sekedar paham tapi dari memahami itu kita juga bisa berpikir lebih kritis dan berpikir kearah yang lebih positif.
Komentar
Posting Komentar